Close
Diabetes 3/09/2024

Berapa Kadar Gula Darah Normal bagi Orang Dewasa?

Berapa Kadar Gula Darah Normal bagi Orang Dewasa?

Ringkasan: 

  • Kadar gula darah normal merupakan indikator penting untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh, terutama dalam mendeteksi risiko prediabetes dan diabetes. Nilainya dapat berbeda tergantung kondisi, seperti saat puasa, setelah makan, hingga hasil pemeriksaan HbA1c yang menggambarkan rata-rata gula darah dalam 2-3 bulan terakhir.

  • Jika kadar gula darah berada di atas atau di bawah batas normal, kondisi ini bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari gejala ringan hingga komplikasi serius seperti penyakit jantung, ginjal, dan kerusakan saraf. Oleh karena itu, pemantauan gula darah secara rutin sangat penting, terutama bagi penderita diabetes.

  • Untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil, diperlukan pola hidup sehat seperti mengatur pola makan, rutin berolahraga, mengontrol porsi, serta mencukupi kebutuhan cairan. Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan nutrisi yang sesuai, Anda tetap bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan lebih tenang.

 

Kadar glukosa darah adalah jumlah gula darah yang dimiliki seseorang dalam aliran darahnya pada waktu tertentu.  

Oleh karenanya, kita perlu mengetahui kadar gula darah normal serta batas gula darah maksimal menurut usia. Jika terjadi peningkatan atau penurunan, tindakan yang tepat bisa segera dilakukan. Kadar glukosa darah yang normal dapat diukur saat berpuasa, makan, dan setelah makan. 

Kadar gula darah yang normal pada orang dewasa juga berbeda-beda, karena ditentukan oleh usia, aktivitas fisik, jenis makanan, efek samping obat, dan lainnya. Namun, tidak ada perbedaan khusus berapa normal gula darah antara wanita dan pria dewasa. 

Lantas, berapa gula darah normal?

Sebagai gambaran, berikut ini kisaran kadar gula darah berdasarkan kondisi kesehatan individu. Nilai ini digunakan sebagai acuan umum dalam membantu diagnosis diabetes dan prediabetes.

Kondisi

HbA1c (%)

Glukosa Darah Puasa (mg/dL)

Glukosa Plasma 2 Jam Setelah TTGO (mg/dL)

Normal

< 5,7

70-99

70-139

Prediabetes

5,7–6,4

100-125

140-199

Diabetes

≥ 6,5

≥ 126

≥ 200

Perlu diingat, hasil pemeriksaan ini tetap harus dikonsultasikan dengan tenaga medis karena diagnosis tidak hanya ditentukan dari satu jenis tes saja, tetapi juga mempertimbangkan gejala dan kondisi kesehatan secara keseluruhan.

BACA JUGA: 7 Cara Menikmati Dessert Tanpa Khawatir Lonjakan Gula Darah

Cara Cek Gula Darah 

Cara mengecek gula darah dapat dilakukan menggunakan alat yang disebut glukometer. Dengan menggunakan alat ini, seseorang dapat terus memantau kadar gula darahnya dan memastikan kesehatannya tidak terganggu.  

Glukometer digunakan dengan mengambil sedikit sampel darah dan meneteskannya di atas strip tes. Setelah itu, Anda hanya perlu menunggu glukometer menguji sampel darah tersebut hingga hasilnya keluar.  

Selain pemeriksaan gula darah menggunakan glukometer, terdapat juga tes HbA1c yang sering digunakan dalam diagnosis dan pemantauan diabetes.

HbA1c adalah tes darah yang mengukur rata-rata kadar gula darah selama 2-3 bulan terakhir. Pemeriksaan ini memberikan gambaran jangka panjang yang lebih akurat dibandingkan tes gula darah biasa yang hanya menunjukkan kondisi sesaat.

Bagi penderita diabetes, penting untuk melakukan cek gula darah secara berkala, yakni beberapa kali dalam sehari. Ini merupakan bagian dari pengelolaan diabetes yang efektif. Pengecekan ini bermanfaat untuk merencanakan kegiatan dan mengonsumsi makan, serta menjadwalkan dosis obat atau insulin. 

Selain itu, pengecekan gula darah secara berkala ini juga untuk mengetahui apakah gula darah dalam batas normal atau tidak. Bila tidak, Anda jadi bisa waspada atau melakukan langkah-langkah khusus untuk mencegah timbulnya komplikasi. 

BACA JUGA: Kasus Diabetes di Anak Muda Meningkat di Indonesia, Bagaimana Pola Hidup Sehat yang Tepat?

Komplikasi Diabetes Akibat Gula Darah Tinggi

Menjaga kadar gula darah dalam batas normal harus dilakukan, baik oleh penderita ​​diabetes maupun orang yang tidak menderita diabetes.  

Gula darah tinggi dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti gangguan penglihatan, infeksi gigi dan gusi, masalah pencernaan, buang air kecil yang berlebihan, kerusakan saraf, dan infeksi kronis pada kaki. 

Di sisi lain, gula darah yang terlalu rendah dapat membawa konsekuensi negatif, seperti gangguan irama jantung, kesulitan konsentrasi, tubuh gemetar, kehilangan keseimbangan, lemah, lesu, dan mudah lapar. 

Jika kadar gula darah tidak terkontrol dengan baik, maka dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko komplikasi serius. Contoh komplikasi diabetes akibat kadar gula darah yang terlalu tinggi: 

  • Kerusakan saraf 

  • Penyakit ginjal 

  • Penyakit jantung  

  • Penyakit retina 

  • Stroke  

Bagaimana Cara Menjaga Gula Darah Normal?

Cara Menjaga Gula Darah Normal

Menjaga kadar gula darah dalam batas normal merupakan kunci utama dalam pengobatan dan pengelolaan diabetes. Oleh karena itu, penderita diabetes perlu mengetahui berapa normal gula darah agar terhindar dari komplikasi berbahaya. 

Berikut cara-cara menjaga gula darah normal yang dapat dilakukan: 

  • Praktikkan pola makan sehat 

Pola makan diabetisi sehari-hari harus dipenuhi asupan sehat dan bergizi. Misalnya, mengonsumsi makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh untuk membantu menurunkan gula darah.  

  • Kontrol porsi makan 

Mengontrol porsi makan merupakan salah satu cara untuk mengatur asupan kalori, yang dapat membantu menurunkan berat badan. Penurunan berat badan ini memiliki efek positif dalam menjaga kadar gula darah dalam kisaran yang sehat. 

  • Berolahraga secara teratur 

Olahraga teratur menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan sensitivitas insulin. Saat berolahraga, hormon insulin membawa gula darah ke dalam otot untuk dimanfaatkan sebagai energi. Selain itu, olahraga juga melatih otot untuk menggunakan gula darah secara efektif untuk energi dan kontraksi otot. 

  • Perbanyak minum supaya tetap terhidrasi 

Minum air putih yang cukup bukan hanya penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga berapa normal gula darah. Selain mencegah dehidrasi, minum air putih yang cukup juga membantu ginjal dalam membuang kelebihan gula darah dari tubuh melalui urine.  

BACA JUGA: 8 Langkah Mudah Memulai Hidup Sehat untuk yang Super Sibuk

Yuk Kontrol Gula Darah bersama Diabetasol

 

Memperhatikan asupan nutrisi menjadi kunci penting dalam mengendalikan kadar gula darah dan menjaganya tetap normal.

Diabetasol menawarkan solusi nutrisi lengkap untuk memulai hari Anda melalui Diabetasol Milk yang bergizi seimbang untuk mengontrol gula darah. Diabetasol Milk mengandung Isomaltulosa; karbohidrat lepas lambat dengan indeks glikemik rendah (GI =44), juga tinggi Vitamin A,C,E dan Sumber Zinc untuk menjaga daya tahan tubuh.  

Bagi Anda yang ingin menikmati rasa manis tanpa khawatir kalori dan kenaikan gula darah, Nulife Sweetener adalah jawabannya untuk ditambahkan pada makanan atau minuman. Sebagai alternatif pengganti gula, Nulife Sweetener merupakan pemanis zero calorie yang rasa manisnya pas).

Untuk camilan yang lezat dan aman, Nulife Wafer dengan cokelat asli siap menemani hari Anda. Camilan rendah kalori, tanpa gula dan tinggi serat ini cocok jadi snack praktis dengan kalori terkontrol (hanya 90 kkal per sajian) untuk menjaga kesehatan gula darah. Mulailah menjaga kesehatan tubuh Anda sekarang dengan rangkaian produk Diabetasol sebagai partner setia dalam membantu mengontrol kadar gula darah sekaligus sebagai langkah preventif menjaga risiko diabetes.

Temukan juga tips gaya hidup sehat lainnya di halaman Artikel Diabetasol atau konsultasi langsung lewat kontak resmi. Anda juga bisa mencoba Cek Risiko Diabetes untuk mengetahui status kesehatan secara mandiri.

Pada akhirnya, menjaga kadar gula darah tetap normal bukan berarti Anda harus membatasi diri secara berlebihan atau menghindari semua hal yang terasa menyenangkan. Kuncinya ada pada keseimbangan, pemahaman, dan pilihan yang lebih bijak setiap hari.

Dengan dukungan nutrisi yang tepat dan gaya hidup yang terkontrol, Anda tetap bisa menikmati hidup dengan lebih tenang. Jadi, tak perlu ragu untuk menjalani hari dengan lebih santai. Enjoy Aja, Why Not? Kan Ada DIA yang siap menemani langkah Anda dalam menjaga kadar gula darah.

 

FAQ

Berapa kadar gula darah normal untuk orang dewasa?

Kadar gula darah normal pada orang dewasa umumnya berada di kisaran 70-99 mg/dL saat puasa, dengan nilai HbA1c di bawah 5,7%. Sementara itu, setelah makan atau tes toleransi glukosa, nilainya bisa lebih tinggi tetapi tetap dalam batas tertentu. Angka ini digunakan sebagai acuan awal, namun tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing individu.

Apa perbedaan antara kondisi normal, prediabetes, dan diabetes?

Perbedaan ketiganya terletak pada kadar gula darah dan nilai HbA1c. Kondisi normal menunjukkan kadar gula masih dalam batas sehat, sedangkan prediabetes merupakan tahap peralihan di mana gula darah mulai meningkat. Jika tidak dikontrol, prediabetes dapat berkembang menjadi diabetes, yaitu kondisi ketika kadar gula darah sudah melebihi batas normal dan memerlukan penanganan lebih lanjut.

Bagaimana cara mengecek kadar gula darah?

Kadar gula darah dapat diperiksa menggunakan glukometer dengan sampel darah dari ujung jari untuk pemantauan harian. Selain itu, terdapat tes HbA1c yang dilakukan di fasilitas kesehatan untuk mengetahui rata-rata kadar gula darah dalam 2-3 bulan terakhir. Kedua metode ini saling melengkapi dalam memantau kondisi gula darah.

Seberapa sering gula darah perlu diperiksa?

Bagi penderita diabetes, pemeriksaan gula darah sebaiknya dilakukan secara rutin, bahkan bisa beberapa kali dalam sehari sesuai anjuran tenaga medis. Hal ini penting untuk membantu mengatur pola makan, aktivitas, serta penggunaan obat atau insulin agar kadar gula tetap terkontrol.

Apa risiko jika kadar gula darah tidak terkontrol?

Kadar gula darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti kerusakan saraf, penyakit ginjal, gangguan jantung, hingga stroke.

Apa saja gejala gula darah terlalu rendah?

Gula darah rendah dapat ditandai dengan gejala seperti tubuh gemetar, lemas, sulit berkonsentrasi, hingga kehilangan keseimbangan. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bagaimana cara menjaga gula darah tetap normal?

Menjaga gula darah tetap stabil dapat dilakukan dengan menerapkan pola makan sehat, mengontrol porsi, rutin berolahraga, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Kombinasi kebiasaan ini membantu tubuh mengelola gula darah dengan lebih baik.

Apakah masih boleh mengonsumsi makanan manis?

Mengonsumsi makanan manis tetap diperbolehkan selama dalam batas wajar dan diimbangi dengan pengaturan pola makan secara keseluruhan. Memilih alternatif yang lebih rendah gula atau rendah kalori juga bisa menjadi solusi untuk tetap menikmati rasa manis tanpa khawatir berlebihan.

Apakah nutrisi khusus dapat membantu menjaga gula darah?

Asupan nutrisi yang tepat, terutama yang memiliki indeks glikemik rendah dan kandungan serat yang baik, dapat membantu menjaga kestabilan gula darah. Nutrisi ini bisa menjadi bagian dari pola hidup sehat untuk mendukung pengelolaan gula darah secara optimal.

References: 

  • Good Doctor. Apa yang Terjadi pada Tubuh jika Kadar Gula Tidak Normal.
  • Siloam Hospitals. Kenali Kadar Gula Darah Normal Berdasarkan Usia.
  • Alodokter. Cara Mengendalikan Gula Darah untuk Hidup yang Lebih Sehat.
  • Halodoc. Ini Batas Kadar Gula yang Normal bagi Wanita.

Konsultasi Diabetes

Konsultasi Diabetes

Temukan solusi bersama ahli.