Close
News And Articles 4/09/2026

5 Pilihan Snack Sehat untuk Temani Meeting di Kantor

5 Pilihan Snack Sehat untuk Temani Meeting di Kantor

Ringkasan

  • Meeting yang berlangsung lama sering membuat waktu makan bergeser sehingga camilan menjadi pilihan untuk menahan lapar. Agar asupan kalori tetap terkontrol, pilih snack yang mengandung serat, protein, dan kandungan gizi yang baik.

  • Buah, sayuran, produk susu, kacang almond, serta makanan yang diolah dengan cara dikukus atau direbus bisa menjadi pilihan snack yang lebih sehat saat meeting. Sebaiknya batasi camilan yang tinggi gula, garam, atau kalori agar tetap mendukung pola makan seimbang.

 

Tidak jarang meeting di kantor berlangsung lebih lama dari perkiraan. Akibatnya, waktu makan jadi bergeser sehingga snack atau camilan seperti biskuit, keripik kemasan, hingga gorengan menjadi pilihan saat perut mulai keroncongan.

Apabila kebiasaan ini sering dilakukan, asupan kalori harian bisa bertambah tanpa disadari. Data menunjukkan bahwa konsumsi snack dapat menyumbang sekitar 23% dari total asupan energi harian orang dewasa.

Oleh karena itu, penting untuk bijak memilih camilan atau snack praktis saat meeting agar tetap dapat mengatasi rasa lapar tanpa membuat tubuh menerima kalori secara berlebihan.

BACA JUGA: Enak, Tapi Tinggi Gula! Kenali Bahaya Konsumsi Gula Berlebih dari Minuman Kekinian

Pilihan Snack Sehat dan Simple Saat Meeting

Camilan bukan hanya sekadar mengganjal lapar, tetapi juga dapat menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi di sela-sela meeting. Berikut ini beberapa pilihan camilan bergizi yang bisa Anda konsumsi saat meeting:

1. Camilan Berserat

Image: Magnific
 

Camilan yang mengandung serat bisa didapatkan dari buah-buahan. Selain itu, serat dalam buah dapat membantu memberikan rasa kenyang, meskipun efeknya bisa berbeda tergantung jenis serat dan makanan yang dikonsumsi.

Untuk snack meeting, Anda bisa memilih buah yang lebih familiar dan mudah disajikan, seperti semangka, nanas, pisang, salak, pepaya, atau jeruk. Buah-buahan tersebut bisa Anda sajikan dalam bentuk yang sudah dipotong kecil-kecil sehingga lebih praktis disantap saat meeting. 

2. Snack yang Mengandung Protein

Camilan tinggi protein isi daging sapi atau ayam juga bisa jadi pertimbangan. Pasalnya, studi dari European Journal of Clinical Nutrition pada 2022 menunjukkan bahwa rasa lapar setelah mengonsumsi protein dari daging sapi lebih rendah dibandingkan dengan kandungan protein lainnya.

Selain itu, jurnal penelitian Nutrients juga menjelaskan bahwa daging ayam turut berperan sebagai snack sebelum makan yang  sehat karena menghasilkan asupan energi pada waktu makan berikutnya yang paling rendah.

Contoh snack dengan ayam atau daging sapi yang cocok dijadikan menu meeting adalah lemper, risol, roti/bakpao isi daging sapi atau ayam. Selain memperhatikan camilan dengan sumber protein, perhatikan juga porsi dan isian yang tidak terlalu tinggi lemak, gula, atau garam.

3. Kacang Almond

Image: Magnific

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition, konsumsi almond dibandingkan dengan snack berbahan dasar karbohidrat dapat memengaruhi beberapa hormon yang berkaitan dengan regulasi nafsu makan.

Kacang almond juga mengandung protein, serat, dan lemak tak jenuh sehingga dapat menjadi salah satu pilihan snack yang bergizi.

Namun, sebaiknya pilih kacang almond tanpa tambahan garam, gula, atau bumbu lainnya dan tetap perhatikan porsinya karena almond tetap mengandung kalori.

BACA JUGA: Snack Sehat untuk Gula Darah Stabil: Panduan & Ide

4. Kukusan

Selain gorengan, Anda bisa memilih camilan yang diolah dengan cara direbus atau dikukus. Camilan seperti jagung, ubi, kentang, edamame, atau singkong rebus bisa menjadi pilihan snack yang praktis saat meeting. Camilan yang dikukus juga tidak memerlukan minyak dalam proses pengolahannya.

Penelitian menunjukkan bahwa cara memasak dapat memengaruhi kandungan nutrisi dalam makanan. Mengukus dapat membantu mempertahankan beberapa kandungan nutrisi pada jenis makanan tertentu.

Jadi, memilih camilan yang diolah dengan cara sederhana seperti dikukus bisa menjadi salah satu pilihan camilan yang lebih sehat untuk menemani Anda selama bekerja dan mengikuti meeting.

5. Pilih Camilan yang Lebih Rendah Gula dan Garam

Saat meeting, ngemil makanan yang rasanya manis dan gurih memang enak. Namun, terlalu banyak gula dan garam dari camilan juga tidak baik bagi kesehatan.

Penelitian menunjukkan bahwa asupan natrium yang tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi. Penelitian lain juga menemukan bahwa asupan gula tambahan dan natrium yang lebih tinggi berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular.

Sebaiknya, pilih camilan yang lebih rendah gula dan natrium, seperti buah segar, kacang tanpa tambahan garam, edamame, atau jagung rebus.

Nulife Wafer, Pilihan Camilan Praktis Saat Meeting

Kalau Anda sering kebagian menyiapkan snack untuk meeting di kantor, pilih camilan yang praktis dan mudah dibawa. Salah satunya Nulife Wafer yang praktis disajikan dan cocok untuk menemani berbagai agenda meeting.

Tak hanya praktis, Nulife Wafer juga dapat menjadi pilihan camilan bagi Anda yang sedang mengatur asupan energi, dengan kandungan 90 kkal per sajian. Selain itu, camilan ini juga tanpa gula tambahan, tinggi serat, serta dibuat dengan cokelat asli.

Dengan memilih camilan secara lebih bijak seperti Nulife Wafer dan tetap memperhatikan porsi makan, Anda dapat menikmati camilan saat meeting sambil tetap mendukung pola makan yang lebih seimbang.

 

Referensi:

  • U.S. Department of Agriculture, Agricultural Research Service. (2024). Snack consumption by U.S. adults: What we eat in America, NHANES 2017–March 2020 (Dietary Data Brief No. 53). U.S. Department of Agriculture.

  • Pentikäinen, S., Karhunen, L., Flander, L., Katina, K., Meynier, A., Aymard, P., Vinoy, S., & Poutanen, K. (2014). Enrichment of biscuits and juice with oat β-glucan enhances postprandial satiety. Appetite, 75, 150–156. https://doi.org/10.1016/j.appet.2014.01.002

  • Vien, S., Fard, S., El Khoury, D., Luhovyy, B., Fabek, H., & Anderson, G. H. (2021). Age and sex interact to determine the effects of commonly consumed dairy products on postmeal glycemia, satiety, and later meal food intake in adults. The Journal of Nutrition, 151(8), 2161–2174. https://doi.org/10.1093/jn/nxab122

  • Carter, S., Hill, A. M., Buckley, J. D., Tan, S.-Y., Rogers, G. B., & Coates, A. M. (2023). Acute feeding with almonds compared to a carbohydrate-based snack improves appetite-regulating hormones with no effect on self-reported appetite sensations: A randomised controlled trial. European Journal of Nutrition, 62(2), 857–866. https://doi.org/10.1007/s00394-022-03027-2

  • Kim, H. J., Shin, J., Kang, Y., Kim, D., Park, J. J., & Kim, H. J. (2023). Effect of different cooking method on vitamin E and K content and true retention of legumes and vegetables commonly consumed in Korea. Food Science and Biotechnology, 32(5), 647–658. https://doi.org/10.1007/s10068-022-01206-9

  • Jessri, M., Hennessey, D., Bader Eddeen, A., Bennett, C., Zhang, Z., Yang, Q., Sanmartin, C., & Manuel, D. G. (2023). Sodium, added sugar and saturated fat intake in relation to mortality and CVD events in adults: Canadian National Nutrition Survey linked with vital statistics and health administrative databases. British Journal of Nutrition, 129(10), 1740–1750. https://doi.org/10.1017/S000711452200099X

  • World Health Organization. (2026). Healthy diet. https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet

Konsultasi Diabetes

Konsultasi Diabetes

Temukan solusi bersama ahli.