Close
News And Articles 25/06/2026

Panduan Memilih Pemanis untuk Kebutuhan Harian, Kenali Kriteria dan Pilihan yang Tepat

Panduan Memilih Pemanis untuk Kebutuhan Harian, Kenali Kriteria dan Pilihan yang Tepat

Medically Reviewed by: dr Aditya Nugroho - Health Communicator Kalbe Nutritionals

 

Ringkasan:

  • Konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk membatasi asupan gula harian sesuai anjuran serta mempertimbangkan pilihan pemanis yang dapat membantu mengurangi konsumsi gula.

  • Setiap jenis pemanis memiliki karakteristik yang berbeda. Dalam memilih pemanis untuk penggunaan sehari-hari, beberapa hal yang dapat dipertimbangkan meliputi kestabilan pada berbagai suhu, rasa yang mendekati gula dengan sedikit rasa sisa (aftertaste), serta pengaruhnya terhadap kadar gula darah.

  • Menikmati makanan atau minuman manis tetap dapat dilakukan secara bijak melalui pengaturan porsi, pemilihan kombinasi makanan dengan sumber serat dan protein, serta penggunaan pemanis rendah atau nol kalori sebagai alternatif untuk mengurangi asupan gula.

 

Meningkatnya jumlah penderita diabetes dan berbagai masalah kesehatan terkait gaya hidup membuat banyak orang kini semakin memperhatikan konsumsi gula harian. Berdasarkan anjuran Kementerian Kesehatan RI, batas konsumsi gula tambahan adalah maksimal 50 gram atau sekitar 4 sendok makan per orang setiap harinya.

Mengonsumsi gula secara berlebihan dapat menyebabkan asupan kalori menjadi lebih tinggi dari kebutuhan tubuh. Jika berlangsung terus-menerus tanpa diimbangi pola hidup sehat, kondisi ini dapat meningkatkan risiko berat badan berlebih, obesitas, diabetes melitus tipe 2, serta penyakit jantung.

Untuk membantu mengurangi asupan gula, pemanis rendah atau nol kalori sering menjadi pilihan karena dapat memberikan rasa manis dengan kalori yang lebih sedikit dibandingkan gula biasa. Namun, setiap jenis pemanis memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memilih pemanis untuk digunakan sehari-hari.

BACA JUGA: Kasus Diabetes di Anak Muda Meningkat di Indonesia, Bagaimana Pola Hidup Sehat yang Tepat?

Kriteria Memilih Pemanis untuk Kebutuhan Harian

Stabil pada Berbagai Suhu

Tidak semua pemanis memiliki tingkat kestabilan yang sama saat digunakan dalam berbagai kondisi. Contohnya, aspartam memiliki kestabilan panas yang lebih rendah sehingga dapat mengalami penurunan rasa manis ketika terpapar suhu tinggi. Oleh karena itu, pemanis ini kurang cocok digunakan dalam proses memasak atau memanggang yang memerlukan suhu tinggi. 

Sebaliknya, pemanis seperti sukralosa dan asesulfam-K lebih stabil pada berbagai kondisi suhu, sehingga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari minuman hingga makanan yang melalui proses pemasakan.

After Taste

Beberapa pemanis tunggal, seperti sakarin, dapat meninggalkan rasa sisa (aftertaste) pahit atau sensasi seperti logam di mulut setelah dikonsumsi. Untuk mengatasi hal ini, industri pangan sering mengombinasikan beberapa jenis pemanis dalam satu produk.

Kombinasi tersebut dapat membantu menyeimbangkan karakter rasa masing-masing pemanis, sehingga menghasilkan rasa manis yang lebih mendekati gula pasir.

Respons Glikemik

Pastikan pemanis yang dipilih memiliki pengaruh minimal terhadap kadar gula darah. Pemanis rendah atau nol kalori umumnya tidak menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah secara signifikan seperti gula biasa. Karakteristik ini menjadikannya salah satu pilihan bagi diabetesi atau siapa saja yang sedang berupaya membatasi asupan gula.

BACA JUGA: Mengenal 6 Jenis Pemanis, Mana Saja yang Aman?

Nulife Sweetener, Pemanis Nol Kalori Pengganti Gula

Berdasarkan kriteria stabilitas suhu, profil rasa, dan pengaruh terhadap gula darah, produk dengan formulasi campuran beberapa bahan pemanis bisa menjadi pilihan yang lebih tepat. Nulife Sweetener adalah pemanis nol kalori yang bisa menjadi pengganti gula dengan karakteristik tersebut.

Nulife Sweetener diformulasikan secara khusus sebagai pengganti gula zero calorie, sehingga apabila dikonsumsi tidak akan menambah kalori harian dan tidak meningkatkan kadar gula darah. Apabila ditelisik dari sisi komposisinya, Nulife Sweetener mengombinasikan pemanis sorbitol dengan porsi dominan sebesar 97,8%, pemanis asesulfam-K dan sukralosa, serta perisa yang juga mengandung pemanis alami glikosida steviol.

Kombinasi formulasi ini memberikan beberapa nilai tambah bagi penggunanya. Pertama, perpaduan sukralosa, asesulfam-K, dan glikosida steviol membantu menghasilkan rasa manis yang seimbang tanpa mengubah cita rasa makanan atau minuman, sekaligus membantu mengurangi sensasi aftertaste yang dapat ditemukan pada beberapa produk pemanis tunggal. 

Kedua, keberadaan sukralosa dan asesulfam-K di dalam formulanya membantu memberikan kestabilan yang baik pada berbagai kondisi suhu. Pemanis ini dapat digunakan pada minuman panas maupun dingin, serta dapat dicampurkan ke dalam makanan yang melalui proses pengolahan seperti membuat kue atau memasak di rumah, dengan tetap mempertahankan karakter rasanya.

Dari segi kemudahan penggunaan harian, Nulife Sweetener dikemas dalam bentuk sachet. Satu sachet Nulife Sweetener berisi 1,5 gram bubuk pemanis dengan takaran yang sesuai untuk dilarutkan ke dalam 150 mL cairan.

Meskipun sebelumnya banyak digunakan oleh diabetesi, Nulife Sweetener juga dapat menjadi pilihan bagi siapa saja yang ingin mengurangi asupan gula, membatasi asupan kalori harian, dan menjaga berat badan ideal.

BACA JUGA: Kenapa Tubuh Suka Banget yang Manis-Manis?

Tips Aman Konsumsi Makanan Manis

Image: magnific 

Menjaga pola makan dan kadar gula darah bukan berarti Anda tidak boleh menikmati makanan manis sama sekali. Sesekali menikmati dessert, kue, atau minuman manis favorit tetap bisa menjadi bagian dari pola makan yang seimbang.

Anda tetap bisa menikmatinya dengan lebih bijak melalui pengaturan porsi dan pemilihan bahan yang tepat. Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan:

 

1. Pengaturan Porsi dan Waktu

Hindari konsumsi hidangan manis saat perut sedang kosong. Jadikan hidangan tersebut sebagai sajian penutup (dessert) dalam porsi kecil setelah makan utama. Mengonsumsi makanan manis setelah makan dapat membantu membuat peningkatan gula darah lebih bertahap dibandingkan mengonsumsinya sendiri, karena adanya kombinasi dengan protein, serat, dan zat gizi lain dari makanan utama.

2. Kombinasikan dengan Nutrisi Makro Lain

Kenaikan gula darah setelah mengonsumsi kudapan manis dapat lebih terkendali dengan memadukannya bersama sumber makanan yang kaya serat, seperti buah atau oat, serta sumber protein seperti susu, yogurt, atau kacang-kacangan. Kombinasi ini dapat membantu memperlambat proses pencernaan sehingga peningkatan gula darah setelah makan manis berlangsung lebih bertahap.

BACA JUGA: 7 Cara Menikmati Dessert Tanpa Khawatir Lonjakan Gula Darah

3. Ganti dengan Pemanis Nol Kalori

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi asupan gula tambahan adalah mengganti gula pasir saat membuat minuman favorit atau makanan di rumah dengan alternatif pemanis rendah atau nol kalori.

Di sinilah Nulife Sweetener Nulife Sweetener dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, baik pada minuman hangat maupun dingin, serta dalam olahan makanan seperti dessert dan kue.

Dengan mengganti penggunaan gula pasir menggunakan Nulife Sweetener, Anda tetap dapat menikmati rasa manis yang memuaskan saat sedang ingin sesekali cheating dengan yang manis-manis, sekaligus membantu mengontrol asupan gula dan kalori harian. 

Mau menikmati yang manis-manis? Why Not? Kan Ada DIA.

 

FAQ

Apakah pemanis nol kalori aman untuk dikonsumsi setiap hari?

Ya. Bahan pemanis yang digunakan dalam Nulife Sweetener, seperti asesulfam-K dan sukralosa, telah melalui berbagai evaluasi keamanan dan memiliki batas konsumsi harian yang disebut Acceptable Daily Intake (ADI). Selama digunakan dalam jumlah yang wajar sesuai anjuran, pemanis ini dapat menjadi salah satu alternatif untuk membantu mengurangi penggunaan gula dan asupan kalori harian.

Mengapa beberapa pemanis alternatif meninggalkan rasa pahit di lidah?

Beberapa pemanis tunggal, seperti sakarin, dapat meninggalkan sisa rasa (aftertaste) berupa rasa pahit atau sensasi seperti logam setelah dikonsumsi. Untuk mendapatkan rasa manis yang lebih seimbang, beberapa produk menggunakan kombinasi beberapa jenis pemanis. Nulife Sweetener menggunakan formulasi campuran sorbitol, asesulfam-K, sukralosa, dan glikosida steviol untuk menghasilkan rasa manis yang lebih mendekati gula pasir.

Bolehkah Nulife Sweetener digunakan untuk memasak atau membuat kue?

Bisa. Berkat kombinasi sukralosa dan asesulfam-K, formulasi pemanis ini memiliki kestabilan yang baik terhadap panas. Hal ini membuat Nulife Sweetener tetap dapat digunakan pada berbagai kebutuhan, termasuk saat diseduh dengan minuman panas maupun dicampurkan ke dalam adonan kue yang dipanggang.

Bagaimana cara paling aman jika sedang ingin makan dessert atau kudapan manis?

Anda tetap dapat menikmati makanan manis sesekali dengan cara yang lebih bijak. Nikmati makanan manis sebagai hidangan penutup setelah makan utama, bukan saat perut kosong. Anda juga dapat memadukannya dengan makanan yang mengandung serat atau protein untuk membantu membuat kenaikan gula darah lebih bertahap, serta menggunakan pemanis nol kalori sebagai alternatif gula saat membuat minuman atau dessert sendiri.

 

Referensi:

 


Konsultasi Diabetes

Konsultasi Diabetes

Temukan solusi bersama ahli.